Kemenag Gresik, BN News — Dalam upaya meningkatkan disiplin kinerja dan kualitas organisasi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan yang berlangsung di Aula MAN 2 Gresik. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, didampingi Kasubag TU, seksi pendma, pais, PD Pontren, Perencana, Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Gresik, pengurus Pokjawas, Guru DPK, serta para bendahara dari masing-masing satuan kerja.
Dalam sambutan pengarahannya, Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi menegaskan pentingnya langkah strategis dalam proses perencanaan, implementasi, dan pelaporan anggaran DIPA. “Perencanaan yang terperinci adalah fondasi utama agar anggaran yang dibelanjakan dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Jangan sampai ada kelalaian dalam klasifikasi akun yang bisa berujung pada pelanggaran,” tegasnya, Selasa (6/5/2025).
Beliau menggarisbawahi pentingnya eksekusi laporan keuangan yang tepat waktu dan sesuai prosedur. “Pelaporan harus dilakukan maksimal lima hari setelah kegiatan dilaksanakan melalui sistem Omspan dan Smart e-Laporan,” tambahnya.
Dengan mengusung visi anggaran 2025, yakni Pelayanan Publik yang Berkeadilan, Transparan, dan Akuntabel, Kemenag Gresik berkomitmen membangun tata kelola keuangan yang bersih dan profesional. Kebijakan anggaran, lanjut Pardi, harus diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat banyak, dengan pendekatan efisiensi, efektivitas, serta inovasi berbasis output dan outcome yang jelas.
Pardi juga mengingatkan bahwa fungsi anggaran Kemenag terbagi menjadi dua: fungsi agama dan fungsi pendidikan. Fungsi agama mencakup pelayanan kehidupan beragama dan penguatan kerukunan umat, sedangkan fungsi pendidikan meliputi pengelolaan pendidikan agama di madrasah, sekolah umum, dan pesantren.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Gresik mampu meningkatkan pemahaman serta kedisiplinan dalam pengelolaan anggaran, sehingga mampu mewujudkan kinerja organisasi yang lebih transparan dan profesional. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















