Penulis📰 Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Kepala Kemenag Kabupaten Gresik Dr. KH. Moh. Ersat, M.HI menegaskan bahwa upaya sertifikasi halal telah menjadi fokus utama untuk mengejar prestasi Kabupaten Gresik terkait perolehan sertifikasi halal tahun 2023. Melalui keterlibatan penyuluh, pengawas, dan kepala madrasah, Kabupaten Gresik meraih pencapaian sebanyak 12.566 sertifikat dari target 15.000 sertifikat hingga Desember 2023.
Lebih lanjut, beliau mencanangkan bahwa Gresik akan menjadi Kabupaten Halal pada tahun 2024, mengingat posisinya sebagai Kota Wali dan kunjungan banyak peziarah. Seluruh warung dan produk di Gresik diharapkan telah tersertifikasi halal pada tanggal 17 Oktober tahun 2024.
“Penting untuk dicatat bahwa tidak ada biaya penarikan, bahkan sepeser pun, dalam proses sertifikasi halal, terutama untuk yang melakukan self declare,” tegas H. Moh. Ersat, Kamis (29/2/2024).
Kemenag Gresik juga berencana membangun Kantin Halal Al Ikhlas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, di mana semua makanan yang disediakan di kantin tersebut sudah tersertifikasi halal.
Sebelumnya, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi pendamping proses Produk Halal (P3H) di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan bertempat di aula Kemenag Gresik, Senin (26/2/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Moh. Ersat, Kasubbag TU Kemenag Gresik, Muh. Ali Faiq, Peny. Zawa Kemenag Gresik, Nelly Afroh, Ketua LP3H UINSA Jeje Abd. Rozak, Ketua Halal Center UINSA, Wahidah Zein Br Siregar, dan seluruh peserta P3H Kabupaten Gresik dan Lamongan sebanyak 40 peserta.
Ketua Lembaga Halal Center UINSA Surabaya, Wahidah Zein Br Siregar, dan Ketua LP3H UINSA Jeje Abd. Rozak, bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini, memberikan pengetahuan dan panduan terkait proses sertifikasi halal serta langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan kehalalan produk-produk yang dihasilkan dan menjadikan kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam memastikan kehalalan produk di wilayah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan.
Semoga dengan adanya kegiatan monitoring dan supervisi ini, proses sertifikasi halal di Kabupaten Gresik dan Lamongan dapat berjalan dengan lebih efektif dan terencana, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang memperoleh produk halal berkualitas tinggi. (Didik Hendri Telisik Hati)
















