Penulis: Syafik Hoo/Bud/Telisik Hati
BN News.com – Japan Foundation menyelenggarakan sebuah upacara penerimaan para tenaga pengajar dari Jepang dalam rangka program NIHONGO Partners di Hotel Majapahit Surabaya. SMA NU 1 Gresik salah satu sekolah peserta Program NIHONGO Partners yang merupakan bentuk kerja sama dengan Japan Foundation.

Hadir dalam acara ini, perwakilan-perwakilan dari Jepang dan Indonesia, yaitu Director General Japan Foundation, Takahashi Yuichi, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Direktorat Intelkam Polda Jatim, Pejabat Kantor Imigrasi Surabaya, serta Rektor UNU Surabaya.
“Program NIHONGO Partners merupakan kegiatan yang memberikan kesempatan bagi pelajar sekolah jenjang SMA, untuk belajar bahasa dan budaya secara langsung dari masyarakat Jepang,” kata Takahashi Yuichi.

Kegiatan NIHONGO Partners merupakan bentuk kerja sama budaya lanjutan antara Indonesia dan Jepang. Misi program yang dicanangkan Japan Foundation sejak September 2014 ini tak lain adalah mengirim warga Jepang sebagai tenaga Native Speaker bahasa Jepang ke sekolah di negara-negara ASEAN untuk menjadi mitra (partners) Guru Bahasa Jepang dan Siswa selama 6 bulan.
Pagi ini, Shimizu Miina Sensei hadir pertama kali di SMA NU 1 Gresik dengan sambutan luar biasa penuh kreatifitas siswa. Acara ini dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kab Gresik Bapak Kiswanto, S.Pd., M.Pd, Sekretaris PC LP Maarif NU Gresik Bapak Mabrur Ajmain, M.Pd, Lurah Bedilan Bapak Rofik Udin, Kapolsek Gresik Kota serta Kepala SMP Negeri Swasta se Kecamatan Gresik.
Dengan adanya kegiatan ini (Native Speaker Nihongo Partner Japan Foudation) yang diselenggarakan oleh SMA NU 1 Gresik, PC LP Ma’arif NU sangat mengaprisiasi yang sangat luar biasa, anak anak tidak hanya belajar tentang bahasa Jepang tetapi juga anak-anak belajar tentang budaya bangsa Jepang.
Harapannya semoga dengan ada kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk SMA NU 1 Gresik juga peserta didiknya, juga menjadi aspirasi untuk sekolah-sekolah dilingkungan PC LP Ma’arif NU agar tidak menutup dengan bahasa dan budaya bangsa lain,” kata Mabrur Ajmain sekretaris LP Maarif Gresik.
Kepala SMA NU 1 Gresik Drs. H. Agus Syamsudin, M.A mengatakan, dengan adanya program ini, menjadi tanda dan motivasi bagi SMA NU 1 Gresik sebagai Gerbang Internasional. Dan Guru Susi Sujanah, S.S dan siswa kita akan menuju ke Jepang untuk mengikuti program selanjutnya pada bulan November 2022 dan Januari 2023,” ujarnya, Jumat (16/9/2022).
Sementara itu Kepala Cabdin Pendidikan Gresik, Kiswanto, S.Pd., M.Pd menandaskan, SMA NU 1 Gresik tidak hanya olah fikir dan olah dzikir, bahkan mengaplikasikan jug olah rasa dan olahraga dengan berbagai penampilan yang disajikan sejak awal acara hingga saat ini. Hal ini menjadi indikator ketercapaian pembelajaran kurikulum merdeka di sekolah ini. (Syafik Hoo/Bud/Telisik Hati)
















