GRESIK, BN News – Pondok Pesantren Refah Islami Sidayu Gresik kedatangan DR. Abdur Roqib Abbad dan Syaikh Umar dari YIAD (Yaman International Agency of Development), dibersamai oleh Ustadz KH. Muhammad Shaleh Drehem, Lc. , Ustadz KH. Ahmad Mudzoffar, Lc. MA, Ustadz DR. Shobihul Qishom, M.Pd, dan Ustadz H. Arif Martak.
Kedatangan para tokoh penting ini disambut hangat oleh Ustadz KH. Farid Dhofir, Lc. M.Si (Mudir Pesantren Refah Islami), Ustadz Susanto, S.Pd. (Ketua Yayasan Refah Islami), Ustadz M. Zimam Azzaki, S.Pd.I Al Hafidh (Kepala Madrasah Aliyah Refah Islami), Ustadz Miqdad Faruqi, S.Sos Al Hafidh (Kepala MTs Refah Islami) dan seluruh asaatidzah keluarga besar Pesantren Refah Islami, Sabtu (13/9/2025).
Dengan 2 Agenda Utama :
1. Diskusi tentang kolaborasi beasiswa antara Pesantren Refah dan YIAD
2. Muhadhoroh ‘Aamah dengan tema Syubbanul Yaum Ulama’ul Ghod (Pemuda hari ini adalah Ulama masa depan)
Pemateri: Ustadz DR. Abdur Roqib Abbad dan penerjemah Ust. Miqdar Qur’any, Lc
Pemuda yang kelak menjadi pemimpin adalah mereka yang menjaga 2 hal :
A. Qur’an
Segala sesuatu di dunia ini akan selalu berubah kecuali Al Qur’an. Barangsiapa yang menjaganya, maka ia akan selalu siap menghadapi dinamika kehidupan
B. Shalat
Barangsiapa yang menjaga shalat, maka Allah akan menjaga segala urusannya.
Shalat mengajarkan kita untuk Amal Jama’i, ditunjukkan dengan bacaan awal Shalat dalam surat Al Fatihah :
إياك نعبد وإياك نستعين
“Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan”
Diakhiri dengan bacaan saat tasyahud akhir :
السلام علينا، وعلى عباد الله الصالحين
Semoga Allah selalu menaungi kita dan hamba-hamba-Nya yang shalih dengan keselamatan.
Diawali dengan kami dan diakhiri do’a untuk kami pula. Artinya shalat itu hendaknya menggugah kita untuk beramal jama’i dan memiliki solidaritas dengan saudara seiman khususnya yang ada di Gaza. (Kader Literasi Refah Islami/Telisik Hati)
















