Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.H.I melepas secara resmi kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha XI Tahun 2023 pada Rabu (1/11) di aula setempat. Total 60 peserta diberangkatkan menuju Kota Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti ajang yang digelar hingga hari Minggu (5/11).
Turut hadir pada pelepasan ini, Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Satimin, pengurus LPTG Jawa Timur, Pengurus Permabudi dan Walubi, dan offisial Lomba.
Swayamvara Tripitaka Gatha adalah suatu perlombaan atau pertandingan melantunkan/melafalkan/membaca Kita Suci Agama Buddha untuk meraih prestasi.
“Keberadaan Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) dikalangan umat Buddha memiliki peran penting dalam pembinaan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama Buddha diseluruh Indonesia,” ujar Mas Maram sapaan akrab orang nomor satu di Kemenag Jatim ini.
Lebih lanjut Mas Maram menandaskan, diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan keyakinan dan ketaqwaan (saddha dan bhakti) umat Buddha terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Sang Tri Ratna; meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Kitab Suci Tripitaka; mempraktikkan Buddha Dharma secara kontekstual; meningkatkan kerukunan hidup umat beragama; serta meningkatkan kualitas umat Buddha yang cerdas dan berkarakter mulia.
Pejabat asli Gresik ini berharap semoga para kontingen Jawa Timur dapat memberikan performa terbaiknya di even akbar ini. “Semoga kontingen Jawa Timur menang dan bisa mendapatkan juara umum,” harapnya.
Tak lupa Kakanwil juga berpesan agar para peserta memperoleh nutrisi terbaik agar dapat tampil optimal dalam gelaran ini. “Para kontingen harus menjaga kesehatannya untuk meraih hasil terbaiknya,” pesannya.
Tema kegiatan Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XI Tahunn2023 ini adalah “Meningkatkan Kebersamaan dan Sinergitas Umat Buddha untuk Indonesia Maju”.
Sementara itu, ada 3 (tiga) kelompok jenis lomba yang dipertandingkan yaitu: perlombaan utama meliputi 7 (tujuh) jenis lomba (Lomba Baca Dhammapada, Lomba Baca Paritta, Lomba Baca Sutra/Mantra/Darani, Lomba Baca Keng, Lomba Dharmadesana Bahasa Indonesia, Lomba Dharmadesana Bahasa Inggris, Lomba Dharmadesana Bahasa Mandarin; perlombaan penunjang meliputi 7 (tujuh) jenis lomba (Lomba Seni Kaligrafi Buddhis, Lomba Menyanyi Solo Lagu Buddhis, Lomba Paduan Suara Lagu Buddhi, Lomba Cipta Tari Kreasi Buddhis, Lomba Barongsai Tradisional Lantai, Lomba Bercerita Buddhis, Lomba Cipta Boga Vegetarian; dan Eksibisi (Baca Dokyo Syodai dan Baca Paritta Berbahasa Daerah). (Didik Hendri Telisik Hati)
















