Penulis📚 Rifaus/Telisik Hati
BN News.com – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMP Negeri Kab. Gresik menggelar Halal Bihalal dan Berbagi Pengalaman CGP di UPT SMP Negeri 1 Gresik, Sabtu (20/5/2023).
Hadir dalam acara tersebut, Ketua MKKS SMP Drs. H. M. Nur, M.M., Pembina MGMP PPKn SMP Negeri Kab.Gresik Drs. H. Ahmad Hanif Hasan, M.Pd., Mantan Pembina MGMP PPKn SMP Negeri Kab. Gresik Drs. Ahsan, M.Pd., juga Sesepuh MGMP PPKn yang sudah Purna Drs. H. Asnanto, Mantan Ketua MGMP PPKn SMP Negeri Kab. Gresik, Sunifah, Ismarini, Edy Winaryoto, dan Fatikhuddin.

Mengawali sambutannya, Ketua MGMP PPKn SMP Kabupaten Gresik Lupriya menyampaikan selamat datang kepada guru PPKn UPT SMP Negeri, Swasta dan para pensiunan Guru PPKn SMP kab. Gresik pada acara tersebut.
“Mari kita saling bermaafan, dikarenakan maaf-memaafkan adalah haqqul adami, baru dilanjutkan membaca istighfar sebanyak-banyaknya,” ajak Ketua MGMP PPKn yang juga guru UPT SMP Negeri 17 ini sambil mengutip QS Ali Imron Ayat 133-134.

Momen Halalbihalal ini, kata Lupriya bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, yang diharapkan semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan melalui persatuan dan kesatuan dapat menginspirasi para guru PPKn di Kab. Gresik dalam menyambut penerapan Kurikulum Merdeka secara nasional pada tahun pelajaran 2023/2024 dengan semangat kompak, guyub dan rukun.
Lupriya juga meminta agar anggota MGMP untuk studi tiru dari guru PPKn yang telah lolos sebagai Guru Penggerak yang akan menyampaikan testimoni suka duka menjadi Guru Penggerak.
Mengakhiri sambutannya, Lupriya berharap para guru PPKn muda, tidak melupakan para guru sepuh baik yang sudah purna maupun yang mendekati CGP (Calon Guru Pensiunan).
“Selalu doakan agar mereka sehat wal afiat, keluarganya samawa dan rizkinya barokah serta perjuangannya dicatat oleh Allah SWT sebagai amal kebaikan,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Pembina MGMP Ahmad Hanif Hasan mendorong agar para guru PPKn melek teknologi.
“Sekarang zamannya daring, ayo rapat lewat google meet atau zoom,” ajak Pembina MGMP yang juga Kepala UPT SMP Negeri 23 Gresik ini mengawali sambutannya.
“Kegiatan pelatihan sekarang di kurikulum merdeka ada dua program, Plaftform Merdeka Mengajar (PMM) yang dapat diikuti secara mandiri dan Komunitas Belajar,” bebernya.
Hanif, sapaan akrab Ahmad Hanif Hasan melanjutkan, diakuinya bahwa saat membuka aplikasi PMM, Komunitas Belajar MGMP PPKn Gresik tidak muncul, justru yang muncul di PMM adalah MGMP PPKn Malang. Untuk itu, Hanif mendorong pengurus MGMP untuk membuat komunitas belajar.
“Pengurusnya harus mengikuti pelatihan mandiri sampai mengunggah aksi baru dapat membuat yang namanya Komunitas Belajar, ini tantangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua MKKS SMP Negeri M. Nur mendorong agar guru PPKn yang masih tergolong muda mengikuti perkembangan Kurikulum Merdeka.
“Sudah 24 episode, yang episode 7 Guru Penggerak, USBN jadi assesmen, semuanya harus diikuti,” terangnya.
Usai acara sambutan, dua guru PPKn dari SMP YWSG Semen Gresik Hj. Fafi Ro’fah dan UPT SMP Negeri 27 Gresik Hj. Nur Khasanah berbagi pengalaman suka dukanya saat mengikuti Calon Guru Penggerak Kemendikbud Ristek. (Rifaus/Telisik Hati)
















