GRESIK, BN News – Bosan sama gaya mengajar yang itu-itu aja? Era sekarang, guru madrasah nggak cuma dituntut mengajar di depan papan tulis, tapi juga wajib fasih ‘berbahasa’ teknologi!
Untuk menjawab tantangan zaman, Kemenag Gresik menggelar pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) dan dasar coding visual bagi para guru sertifikasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Panceng pada Senin (27/7/2026).
Melalui program Penguatan Kapasitas Tenaga Pendidik ini, para guru diajak menerapkan pola pikir komputasional (computational thinking) ke dalam materi umum maupun keagamaan.
Metode inovatif ini dipadukan dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Jadi, meski teknologi yang dipakai terbilang canggih, sentuhan kasih sayang, kesabaran, dan penanaman nilai akhlakul karimah tetap jadi napas utamanya.
Kepala Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, menekankan bahwa AI dan coding adalah sarana pendukung, sementara keteladanan moral guru tetaplah fondasi paling utama.
Dengan langkah modernisasi ini, belajar di madrasah dipastikan bakal makin seru, interaktif, dan nggak bikin ngantuk! (*)
#KemenagGresik #MadrasahDigital #GuruInovatif #PancengBisa #ComputationalThinking
















