GRESIK, BN News — Sebanyak 100 pengemudi ojek online (ojol) mengikuti kegiatan Mugeb Charity dan Sosialisasi Keamanan Berkendara dalam rangka HUT Ke-71 Satlantas di SPBU Pertamina Suci, Gresik, Kamis (17/9/2026).
Acara yang digagas SD Muhammadiyah GKB (Mugeb Primary School) ini diisi dengan edukasi safety riding, pembagian doorprize, hingga pemberian voucher BBM gratis.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SD Muhammadiyah GKB, Siswanto, S.Pd.I., mengapresiasi kehadiran para pengemudi. Ia menitipkan pesan keselamatan kepada para peserta.
“Alhamdulillah kita masih bisa bernapas. Kesehatan mata itu luar biasa, pendengaran yang jelas juga luar biasa agar pesanan tidak salah,” tutur Pak Sis.
“Njenengan bisa cangkruk dan ngopi di sini itu sebuah kenikmatan. Njenengan bisa beraktivitas ke mana-mana juga kenikmatan. Karena itu, jaga keselamatan dan kesehatan diri untuk keluarga di rumah. Kami dari SD Mugeb mengucapkan terima kasih. Kalau nanti mengantar siswa-siswi kami, kami menitipkan keselamatan dan keamanan mereka,” tambahnya.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, S.H., menyampaikan materi keselamatan berkendara mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Ia mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi aturan dan memanfaatkan layanan kepolisian jika membutuhkan bantuan.
“Saya bertanggung jawab memastikan njenengan mencari nafkah dengan selamat di jalan. Mudah-mudahan kegiatan ini terus bersinambungan,” tegas Ipda Andreas. “Silakan laporkan ketika ada kejadian atau masalah di jalan. Melalui layanan 110, kami hadir 24 jam. Kalau ada korban yang perlu ditolong, segera laporkan ke kami.”
Ia juga membagikan doorprize beragam perlengkapan berkendara melalui kuis interaktif seputar kelengkapan berkendara dan surat-surat administratif. Salah satu peserta, Karsianto (58), berhasil menjawab syarat administrasi dengan tepat. “Bawa SIM, STNK harus hidup, dan bawa tanda pengenal KTP,” ujarnya.
Ipda Andreas menambahkan pentingnya masa berlaku STNK. “Kalau STNK mati, kita tidak bisa mengurus santunan Jasa Raharja jika terjadi kecelakaan,” jelasnya. Di akhir sesi, ia mengingatkan agar pengendara tidak emosi di jalan.
“Jaga keselamatan, perilaku mengemudi, dan etika berkendara. Jangan emosi dan terburu-buru. Ingat keluarga yang menunggu di rumah. Jangan sampai kita celaka karena yang rugi kita sendiri,” pesannya.
Usai sosialisasi, peserta menerima voucher BBM Pertamax gratis senilai Rp50.000, amplop, serta paket konsumsi yang dibagikan oleh siswa IPM Kids dan Pasukan Keamanan dan Kesehatan Sekolah (PKS) Mugeb Primary School. Kasianto mengaku bersyukur atas terselenggaranya acara ini.
“Saya sangat senang. Semoga rezeki kita semua selalu lancar. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih bersyukur dan bisa makin akrab dengan teman-teman sesama ojol,” ungkap Kasianto.
Pelajaran berharga juga dirasakan oleh perwakilan siswa, Nabilah Ayu Azzalia. “Saya belajar bahwa keselamatan itu sangat penting. Kita harus selalu berhati-hati di jalan karena kita tidak pernah tahu kapan musibah bisa datang,” ujar Nabilah.
Acara ditutup dengan ungkapan terima kasih dari perwakilan pengemudi ojol, Imron. “Terima kasih SD Mugeb yang telah memberi apresiasi dan membantu rekan-rekan kami yang tidak pernah lelah mencari nafkah sampai malam demi menunggu pesanan masuk. Semoga SD Mugeb semakin sukses dan jaya. Semoga tahun depan atau bulan depan ada kegiatan bantuan seperti ini lagi,” pungkas Imron. (Sayyidah Nuriyah)















