GRESIK, BN News – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti menyatakan bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku seni dan ekonomi kreatif (ekraf) yang telah menerima penghargaan dari Pemkab Gresik.

Hal tersebut diungkapkan Mbak Nila sapaan akrabnya saat menghadiri kegiatan Seminar Kreatif bertajuk Dari Ide Kreatif Menuju Berita Inspiratif: Menggali Kisah Sukses Ekraf Menuju Gresik Kota Kreatif yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jumat (19/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Adik kandung Bupati Gresik Gus Yani ini mengaku kagum terhadap capaian para pelaku seni dan ekraf di Gresik. Ia menilai perjalanan para pegiat seni dan ekraf ini tidaklah mudah, namun mampu bertahan dan terus menghasilkan karya yang membanggakan daerah.
Mbak Nila juga menyoroti penguatan ekonomi kreatif dari sisi legislasi dan kebijakan nasional. Ia menyampaikan bahwa negara saat ini tengah memperkuat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi para pelaku kreatif.
Ia mendorong para pegiat seni di Kabupaten Gresik untuk segera mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI), mengingat persoalan royalti dan perlindungan karya menjadi pembahasan serius di tingkat nasional.
“Di Senayan kami bolak-balik membahas soal royalti dan hak karya seniman. Karena itu, teman-teman pegiat seni harus segera mengurus HKI, baik merek, desain, maupun paten, agar karyanya terlindungi oleh negara,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nila Yani menyampaikan bahwa Komisi VII DPR RI tengah memperjuangkan sejumlah kebijakan strategis untuk mendukung sektor ekonomi kreatif. Salah satunya melalui kemudahan akses pembiayaan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus ekonomi kreatif.
“Selama ini masalah utama ekraf adalah modal. Untuk itu, HKI akan disambungkan dengan KUR Ekraf. Gagasan ini sedang dibahas di Komisi VII DPR RI. Bank-bank Himbara diarahkan menyalurkan KUR Ekraf tanpa jaminan fisik. Karya yang sudah memiliki HKI bisa dijadikan dasar untuk mengakses pembiayaan,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Gresik menyerahkan piagam apresiasi kepada 26 pelaku seni dan ekonomi kreatif Kabupaten Gresik dari berbagai subsektor. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjaga identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Budaya dan ekonomi kreatif justru menjadi fondasi penting dalam membangun identitas, daya saing, sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Gus Yani sapaan akrabnya, pengembangan ekonomi kreatif tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ke depan, ekonomi kreatif diharapkan dapat dijadikan program kerja berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Membangun suatu daerah tidak hanya melalui infrastruktur. Hari ini kita bisa melihat bahwa masyarakat Gresik juga luar biasa dalam membangun daerahnya lewat budaya dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Bupati Gus Yani juga mengapresiasi kontribusi para seniman, budayawan, musisi hingga pelaku UMKM kreatif yang selama ini aktif membangun Kabupaten Gresik melalui karya dan inovasi. Peran tersebut sekaligus menjadikan para pelaku kreatif sebagai duta budaya daerah. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus bersinergi dalam konteks pembangunan daerah. Bersama seluruh dinas terkait, khususnya Disparekrafbudpora, pemerintah akan terus mendampingi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif agar budaya lokal tetap lestari dan abadi hingga generasi penerus.

Sementara Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku ekonomi kreatif yang telah memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah bentuk dukungan masyarakat dalam membangun daerah. Para pelaku seni dan ekonomi kreatif berkontribusi langsung dan menjadi bagian penting dari pembangunan Gresik,” tegasnya. (Telisik Hati)
















