• Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, June 2, 2026
  • Login
Bumi Nusantara News
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata
No Result
View All Result
Bumi Nusantara News
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

PAMERAN TUNGGAL ARIEL RAMADHAN KE-6: PESTA KEMBANG API DI KEDALAMAN LAUT

Telisik Hati by Telisik Hati
7 August 2025
in Seni & Budaya
0
PAMERAN TUNGGAL ARIEL RAMADHAN KE-6: PESTA KEMBANG API DI KEDALAMAN LAUT
398
SHARES
398
VIEWS
WhatAppsFacebook

Oleh: Arik S. Wartono

“The monsters of the deep are made; each zone
Obeys thee; thou goest forth, dread, fathomless, alone.” The Dark, Blue Sea – George Gordon Byron

Kutipan dari puisi George Gordon Byron tentang kedalaman laut, tampaknya cocok untuk mengungkap eksplorasi karya-karya terbaru Ariel Ramadhan, seorang pelukis muda asal Surabaya hasil didikan Sanggar DAUN yang menunjukkan bakat luar biasa dalam seni lukis. Pameran “Segara Warna” di Galeri Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya, menampilkan karya-karya Ariel yang mengeksplorasi tema laut dan kehidupan di dalamnya.

Penggalan puisi “The Dark, Blue Sea” di atas jika diterjemahkan bebas lebih-kurang begini:

“Monster-monster dari kedalaman tercipta; setiap zona tunduk padamu; kau melangkah maju, menakutkan, tak terduga, sendirian.”

Puisi karya George Gordon Byron, atau lebih dikenal sebagai Lord Byron, seorang penyair Inggris (22 Januari 1788 – 19 April 1824), puisi yang membangkitkan keagungan laut yang abadi dan mengontraskannya dengan sifat fana dari usaha manusia. Lord Byron mengungkapkan hubungan yang mendalam dengan alam, menemukan penghiburan dan inspirasi dalam keluasan dan keindahannya yang liar. Kekuatan laut yang tak kenal lelah mengerdilkan upaya manusia, membuat upaya mereka untuk menaklukkan dan mengendalikan menjadi sia-sia. [1]

Kehidupan planet bumi dimulai dari laut, renik purba yang hidup dan berbiak di laut, lalu bergerak evolutif ke darat, inilah keyakinan dasar teori evolusi. Namun seberapa dalam pengetahuan umat manusia tentang laut? Bahkan kita bangsa Nusantara yang secara geografis lautnya lebih luas dari daratan, dan secara genetis budaya kita bermuasal dari laut.

“Dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa tahu?”, begitu bunyi peribahasa. Tetapi tetap saja kehidupan di laut terdalam ternyata belum banyak diketahui, masih menjadi misteri besar kehidupan. Hal ini sejalan dengan hasil kajian ilmiah yang telah dilakukan oleh Snelgrove, P. V. R.,

“The deep sea is a vast and largely unexplored environment, with much of its biodiversity remaining undescribed.”

“Laut dalam adalah lingkungan yang luas dan belum banyak dieksplorasi, dengan sebagian besar keanekaragaman hayatinya masih belum dideskripsikan.” (Snelgrove et al., 2017) [2]

Ketidaktahuan itu menakutkan, sekaligus bisa memantik imajinasi, selain melahirkan banyak salah paham dan mitos-mitos. Peradaban umat manusia ternyata sebagian besar justru lahir dari mitos, dari ketidaktahuan purba dan ragam ketakutan yang dipelihara secara indah. Dan karya-karya Ariel Ramadhan sejauh ini memang banyak mengeksplorasi aneka figur makhluk laut yang hampir mirip satwa-makhluk laut dalam dunia mitologi.

“Misteri Lautan Dalam”, 140×80 cm, 2025

Sampai hari ini Ariel Ramadhan tetap konsisten tentang laut, karya-karyanya terbarunya dalam pameran tunggalnya kali ini merupakan sebuah perjalanan mendalam ke dalam dunia seni rupa abstraksi figuratif, atau lebih tepatnya abstrak-represantasional, yang penuh dengan filosofi dan makna. Dengan karya-karya yang dipamerkan dalam pameran tunggalnya yang ke-6 di Galeri Merah Putih Balai Pemuda Surabaya, tanggal 9 sampai dengan 14 Agustus 2025, Ariel membuktikan dirinya sebagai salah satu seniman muda yang berani melakukan eksplorasi seni lukis abstrak yang agak berbeda dari kebanyakan pelukis Indonesia.

Karena keterbatasan ruang, untuk pameran tunggalnya yang ke-6 ini Ariel Ramadhan hanya bisa memamerkan 7 karya lukis terbarunya:
(1) “Laut Dalam Tiga Kantong Plastik”, cat akrilik di atas kanvas 100×150 cm, 2025, (2) “Segara Warna”, cat akrilik di atas kanvas, 130×200 cm, 2025, (3) “Kita Hidup Bersama”, cat akrilik di atas kanvas, 200×130 cm, 2025, (4) “Distorsi Lautan”, cat akrilik di atas kanvas, 100×150 cm, 2025, (5) “Nuansa Harmoni”, cat akrilik di atas kanvas, 80×60 cm, 2025, (6) “Yang Kuat yang Berkuasa”, cat akrilik di atas kanvas, 60×80 cm, 2025, dan (7) “Misteri Lautan Dalam”, 140×80 cm, 2025.

Dalam karya-karyanya, Ariel menunjukkan kemampuan untuk menangkap esensi dari sesuatu yang tidak terlihat, namun sangat terasa. Dengan menggunakan teknik-teknik yang beragam, seperti dripping, splashing, dan penggosokan cat, Ariel menciptakan karya-karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memicu refleksi dan kontemplasi.

Seperti Jackson Pollock, Mark Rothko, dan Willem de Kooning, Ariel menggunakan abstraksi sebagai sarana untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Karya-karyanya menjadi sebuah jendela ke dalam jiwa seniman yang menyala dalam dirinya. Melalui karyanya, yang disuguhkan Ariel bukan hanya untuk menghibur mata penikmat karya-lukisnya, lebih dari itu mengajak kita untuk berkontemplasi sekaligus refleksi diri. Karya-karya lukis Ariel Ramadhan menunjukkan kompleksitas dan kedalaman emosi yang manusiawi.

Pameran ini juga menunjukkan bagaimana Ariel terus mengembangkan dirinya sebagai seniman, dengan mencoba teknik-teknik baru dan memadukan berbagai gaya untuk menciptakan karya-karya yang unik dan inovatif. Dengan demikian, pameran tunggal ke-6 Ariel Ramadhan tidak hanya menjadi sebuah perayaan karya-karya seniman muda berbakat, tetapi juga sebuah refleksi tentang kekuatan seni lukis dalam mengungkapkan kompleksitas manusia dan dunia sekitarnya.

Melalui pameran ini, kita dapat melihat bagaimana Ariel Ramadhan terus menembus batas-batas kreativitas dan inovasi, membawa kita pada sebuah perjalanan spiritual dan estetika yang mendalam. Karya-karyanya menjadi sebuah undangan untuk kita semua untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda, dan menemukan keindahan dalam kompleksitas dan relativitas.

“Segara Warna”, cat akrilik di atas kanvas, 130×200 cm, 2025

Mari kita bedah salah satu karya Ariel Ramadhan yang menjadi judul pameran tunggalnya kali ini: “Segara Warna”, cat akrilik di atas kanvas, 130×200 cm, 2025:
Samudra bukan hanya air, melainkan sebuah kosmos yang hidup dan bernapas. Lukisan ini adalah cerminan dari kedalaman yang tak terukur, kehidupan yang kompleks berinteraksi dalam simfoni yang saling bertumpuk nyaris kacau namun harmonis, gelombang energi tak berujung.
Kedalaman laut tetap misteri sampai hari ini, wujud-wujud kehidupan laut muncul dengan kejutan.

Beberapa satwa laut meluncur dengan gesit, sebagian lagi berperilaku lebih tenang bahkan banyak diam. Lumba-lumba dan walrus tampaknya dalam karya ini tampil bukan sebagai predator, melainkan sebagai penari yang elegan di antara alga dan karang yang beraneka warna. Penyu dan kura-kura juga berenang dengan damai, membawa kebijaksanaan zaman kuno di cangkang mereka yang bergaris-garis. Cumi-cumi dan ubur-ubur melayang-layang, dengan tentakel-tentakel mereka yang melambai-lambai.
Warna adalah bahasa utama dalam “Segara Warna” Biru tua dan biru kehijauan yang intens berpadu dengan ledakan warna-warni seperti kuning cerah, merah marun, oranye membara, dan pink yang mengejutkan. Percikan-percikan warna ini tidak sekadar hiasan, melainkan detak jantung dari ekosistem yang semarak di luasnya samudra. Mereka melambangkan siklus kehidupan, kematian, dan kelahiran kembali yang tak pernah berhenti.

Melalui karyanya, Ariel Ramadhan seolah mengajak kita merenung, bahwa di balik semua “kekacauan” dengan visual garis, warna dan bentuk yang saling bertumpuk-bersilangan, bahkan seperti pesta kembang api di kedalaman laut, ada sebuah keseimbangan yang halus. Setiap makhluk, setiap sapuan warna, dan setiap garis yang tumpang tindih memiliki tempatnya masing-masing.

Seperti yang telah diungkap oleh Levin L..A. dalam sebuah jurnal ilmiah tentang laut dalam:

“The deep ocean is a critical component of the Earth’s system, playing a key role in the global carbon cycle, ocean circulation, and marine biodiversity.” (Levin et al., 2019) [3]

“Laut dalam merupakan komponen penting dari sistem Bumi, yang memainkan peran kunci dalam siklus karbon global, sirkulasi laut, dan keanekaragaman hayati laut.” (Levin et al., 2019) [3]

Karya-karya terbarunya yang disuguhkan dalam pameran tunggal yang ke-6 ini Ariel Ramadhan mengajak kita untuk merenung, bahwa di alam semesta ini, keindahan sering kali ditemukan di tengah-tengah kekacauan, dan kehidupan yang paling kaya adalah yang paling beragam. “Segara Warna” adalah sebuah pengingat bahwa lautan dan alam semesta adalah satu, sebuah entitas yang misterius, indah, sekaligus menawarkan banyak relativitas yang nir-batas. (*)

Surabaya, 7 Agustus 2025

Arik S. Wartono
Kurator, Pendiri dan Pembina Sanggar DAUN

Referensi:

[1] Situs web PoetryVerse, “The Dark, Blue Sea” – Lord Byron

[2] Snelgrove, P. V. R., et al. (2017). The magnitude and impact of the 21st century ocean’s biodiversity crisis. Marine Biodiversity, 47(2), 267-278.

[3] Levin, L. A., et al. (2019). Defining “serious harm” to the marine environment in the context of deep-seabed mining. Marine Policy, 102, 244-253.

Previous Post

Istimewa !! Sosialisasi Kampus LIPIA & ARAB SAUDI: Santri MA Refah Islami Dapat Suntikan Motivasi Studi ke Luar Negeri

Next Post

Semarak HUT RI ke-80, Ratusan Warga Desa Indrodelik Bungah Guyub Rukun Ikuti Jalan Sehat Full Doorprize

Telisik Hati

Telisik Hati

Next Post
Semarak HUT RI ke-80, Ratusan Warga Desa Indrodelik Bungah Guyub Rukun Ikuti Jalan Sehat Full Doorprize

Semarak HUT RI ke-80, Ratusan Warga Desa Indrodelik Bungah Guyub Rukun Ikuti Jalan Sehat Full Doorprize

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

1 June 2026
Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

1 June 2026
PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

1 June 2026
Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

1 June 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

Resmi Dikukuhkan UNESA, S Hariyanto Jadi Kepala Dinas Pendidikan Pertama di Kabupaten Gresik Bergelar Doktor Predikat Cumlaude

20 January 2025
Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

Cari Rumput, Warga Masangan Temukan Kerangka Manusia di Area Bukit Jamur Bungah

3 January 2025
Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

Subhanallah, Ribuan Pentakziah Menjadi Saksi Langit Mendadak Mendung Saat Prosesi Pemakaman Pemangku Pondok Al Ishlah Bungah KH Ahmad Thohawi Hadin

14 September 2023
Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

Kapolres Gresik Gempur Judi Online, Belasan Pelaku Berhasil Diamankan Tanpa Perlawanan !!

13 December 2024
IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

IKHTIAR BASMI PANDEMI! MONGGO BERJEMUR DI WISATA SETIGI SEKALIGUS VAKSINASI GRATIS‼️

3
Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

Perempuan Tangguh Wabup Ning Min Hadiri Silaturahim & Temu NU se-Dunia di Mekkah Saudi Arabia

2
PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

PROGRAM TERNAK DESA SEJAHTERA NH ZAKATKITA MEMBAWA BERKAH BAGI KAUM DHUAFA

1
Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

Bersama Ustadz Budi Setya, M.PSDM, Maskumambang Sukses Gelar Pembinaan Character Building

1
Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

1 June 2026
Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

1 June 2026
PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

1 June 2026
Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

1 June 2026
Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Gelar Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

1 June 2026
Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

Top !! Lolos Jalur Langit SNBT, Tiga Santri Refah Islami Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Ternama

1 June 2026
PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

PAIS Kemenag Gresik Gelar Rakor di Villa Omahtani: Membangun Sinergi Meraih Prestasi

1 June 2026
Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

Luar Biasa !! Sabrina Maulidah Siswi MIN 2 Gresik Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia Tertinggi se-Kabupaten Gresik

1 June 2026
Cetak Generasi Qurani !! 13 Santri MATQ Sunanul Muhtadin Ukir Prestasi Gemilang Bidang Tasmi’ Al-Qur’an di Bulan Mei 2026

Cetak Generasi Qurani !! 13 Santri MATQ Sunanul Muhtadin Ukir Prestasi Gemilang Bidang Tasmi’ Al-Qur’an di Bulan Mei 2026

1 June 2026
Inilah Deretan Prestasi Tingkat Nasional Santri MATQ Sunanul Muhtadin Sepanjang Bulan Mei 2026

Inilah Deretan Prestasi Tingkat Nasional Santri MATQ Sunanul Muhtadin Sepanjang Bulan Mei 2026

1 June 2026

Bumi Nusantara News

© 2023 Buminusantaranews.com.

Navigate Site

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik 
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Birokrasi
  • Pendidikan
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Sosial Politik
  • Serba Serbi
  • Potret Desa
  • Seni & Budaya
  • Wisata

© 2023 Buminusantaranews.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In