Penulis📚 Iis/Ani/Telisik Hati
BN News.com – Alhamdulillah di tengah kesibukannya, Pendakwah Kondang KH Anwar Zahid masih diberikan waktu untuk mendampingi para santriwan-santriwati yang kebetulan tidak mudik saat Idulfitri berlibur ke wisata Setigi dan agrowisata Kebun Pak Inggih (KPI).


KH. Ahmad Anwar Zahid yang lahir pada 11 Maret 1974 di Bojonegoro adalah Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah sekaligus seorang pendakwah kondang asal Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur. Ia beraliran Ahlussunah wal Jama’ah dan berafiliasi ormas Nahdlatul Ulama. Sejak kecil ia sekolah di Komplek Pesantrem At Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro. Kemudian menimba ilmu di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, lalu berpindah ke Asrama Pesantren Ta’limul Quranil Adzim (APTQ) di Bungah, Gresik yang fokus pada penghafalan Al Quran.


“KH. Anwar Zahid memilih Wisata Setigi untuk mengedukasi santri dilanjut ke Kebun Pak Inggih Agrowisata milik Desa. Terima kasih atas kunjungannya, semoga berkah buat desa dan masyarakatnya,” ungkap Kades Sekapuk Ujungpangkah Abdul Halim, Kamis (27/4/2023).


Penasaran apa yang disampaikan KH Anwar Zahid saat berada di Setigi? Simak selengkapnya penuturan Beliau hanya di Bumi Nusantara News / BN News🇮🇩:
“Assalamu’alaikum Wr. Wb. Hari ini, saya bersama Pak Kades Sekapuk yang viral di medsos dengan julukan Ki Begawan Setigi. Ini kawasan tempat pembuangan sampah, kawasan limbah tambang, Subhanallah, kini disulap menjadi wisata edukasi, wisata religi. Saya bersama santri – santri, ditunjukkan kebesaran Allah adanya kekayaan intelektual dan kekayaan alam yang luar biasa. Ada nilai Tauhidnya. Bahkan sekarang ini, kami ada di Pemandian Hijabers, khusus muslimah dan yang masuk sini wajib berhijab. Ini keren dan wajib dicontoh tempat – tempat wisata lainnya, ya. Salam untuk Dinas Kepariwisataan seluruh Indonesia. Wasalamu’alaikum”.


“Usai dari Setigi dan agro KPI, Beliaunya lanjut ziarah wali bersama santrinya Insya Allah ke makam Sunan Drajat terus Tuban, mugi lancar perjalanan dan senantiasa diberikan kesehatan buat Beliaunya beserta keluarga serta dilimpahkan kesuksesan buat santri – santrinya,” ucap Kades Sekapuk dengan nada penuh syukur usai dikunjungi KH Anwar Zahid bersama istri tercinta dan para santrinya.


Untuk diketahui, KH Anwar Zahid lahir dan tinggal hingga saat ini di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Hingga saat ini ia selalu mengisi 3 hingga 4 jadwal pengajian setiap harinya di berbagai daerah. Hal itu karena selalu ada permintaan jadwal yang masuk dari jamaah di setiap harinya, sehingga jadwal pengajian beliau selalu penuh hingga beberapa tahun ke depannya.


Hal ini terjadi lantaran cara ceramahnya yang sangat digemari oleh semua strata masyarakat, bahasa yang ia gunakan selalu mengena di hati jamaah dan selalu diiringi humor-humor yang bermakna, ia selalu menyindir perilaku-perilaku dan sifat seseorang yang biasa terjadi di dalam sebuah masyarakat, sehingga para jamaah pun hanya bisa tertawa dan menyadari akan kebenaran dari apa yang ia sampaikan, sehingga apa yang menjadi pokok inti ceramah secara tidak langsung sudah diterima oleh jamaah melalui humor-humor tersebut.


Selain di Indonesia, ia juga seringkali mengisi pengajian di mancanegara, seperti Hongkong, Korea Selatan, hingga Malaysia. Selain itu terdapat juga pengajian rutin di Pondok Pesantren yang ia asuh tiap hari Ahad Kliwon yang diberi nama Jamaah Maqoman Mahmudah. (Ani/Iis/Telisik Hati)
















