GRESIK, BN News – Gerakan tanam pohon menjadi salah satu kegiatan peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 di Gresik. Kegiatan Bakti Sosial digelar di Waduk Mentaras, Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, turut diikuti warga.
Kegiatan utama difokuskan pada pemeliharaan infrastruktur waduk serta gerakan penghijauan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan telah dimulai sejak beberapa hari lalu, dimulai dua hari yang lalu, ada talk show, koordinasi terkait dengan penyalahgunaan tata ruang dan konsep untuk pengawasan pengendalian. Kemudian dilanjutkan pemasangan paving pemerliharan di Kecamatan Balongpanggang.
“Kemudian pada hari ini, 3 Desember 2025, adalah pemeliharaan atau perbaikan untuk Waduk Mentaras serta penanaman pohon di sekitar jalan dan juga waduk ,” terangnya.
Sekda Achmad Washil menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya menjaga lingkungan dan menjadikan area tersebut “jauh lebih hijau” serta sebagai “spot untuk jalan hijau.”
Mengenai alasan pemilihan Waduk Mentaras, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggemakan semangat Bakti PU kepada masyarakat.
“Kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa kita punya infrastruktur yang harus kita jaga. Infrastruktur ini adalah Waduk Mentaras. Bukan hanya tugas instansi pemerintah. Ini tidak bisa dikerjakan kami saja, tapi mungkin supaya semua masyarakat bisa mengetahui bahwa infrastruktur ini milik kita bersama yang harus kita jaga bersama dan kita rawat bersama,” tambahnya.
Sementara pohon yang ditanam di pinggir jalan berfungsi sebagai peneduh. Kemudian di area sekitar waduk ditanam rumput vertiver.
“Pohon ini sebenarnya lebih ke kita menjaga selain peneduh, ya. Pohon ini juga membantu untuk stabilitas, tidak di badannya tanggul” ujar Dhiannita.
Selain penanaman pohon, fokus utama juga diberikan pada pemasangan rumput penahan erosi. “Tapi kita juga menanam rumput vetiver nanti, sebenarnya di seluruh tanggul,” imbuhnya.
Kegiatan Bakti PU ke-80 ini juga mencakup perbaikan fisik waduk lainnya, seperti pengecatan untuk pintu-pintu air. Dhiannita menegaskan bahwa keseluruhan rangkaian kegiatan ini merupakan kerja bakti PU bersama dengan masyarakat. “Jadi peringatan ini kita tekankan untuk bakti kita sendiri bersama masyarakat. Jadi kita kerja bakti dengan masyarakat,” tutupnya. (Telisik Hati)
















