GRESIK, BN News – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik sukses menyelenggarakan pentasayarufan, Rapat Pleno, Halal Bihalal, sekaligus Sosialisasi Bunda Inklusi di Aula Al Ikhlas, Rabu (22/4/2026). Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi jajaran pengurus dan perwakilan anggota dari seluruh Satker di lingkungan Kemenag Gresik untuk duduk bersama mengevaluasi serta mematangkan program kerja ke depan.
Inisiatif Bunda Inklusi ini lahir sebagai jawaban atas masih adanya keterbatasan akses bagi penyandang disabilitas. Bunda Inklusi memiliki empat peran utama: sebagai edukator yang memberi pemahaman, motivator yang membangkitkan semangat, fasilitator aksi nyata, dan inspirator perubahan sosial. Lewat DWP, langkah konkrit seperti pelatihan keterampilan dan pendampingan keluarga dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan ini, nuansa kedaerahan sangat terasa dengan penggunaan pakaian kebaya oleh para peserta, memperingati semangat juang Kartini yang tetap relevan bagi perempuan masa kini. Plt Ketua DWP Kemenag Gresik, Mas’arin Natik Faiq, menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan sarana silaturahim dan menjaga koordinasi agar organisasi mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.
Istimewanya, kegiatan yang dibalut keanggunan busana kebaya ini juga menghadirkan sesi edukasi kesehatan. Hadir sebagai narasumber, Ach. Djaeli Mppm yang mengupas tuntas “Kiat Sehat Usia Tua”, serta Wardah yang memberikan wawasan penting mengenai “Kesehatan Tulang & Sendi”. Edukasi ini bertujuan agar anggota DWP tetap produktif dan sehat dalam menjalankan peran domestik maupun sosial.
Manfaat dari kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program Bunda Inklusi yang berfokus pada kesejahteraan dan keharmonisan sosial di Gresik. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
#KemenagGresik #DharmaWanita #GresikBerhias #InfoGresik #KemenagRI #PerempuanBerdaya #HumasKemenag
















