GRESIK, BN News – MTsN Gresik menggelar kegiatan Pondok Ramadan 1447 H bagi murid kelas 7 dan 8. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin, 23 Februari hingga 2 Maret 2026 dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta.
Pondok Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh murid putra, sedangkan sesi kedua diikuti oleh murid putri. Pembagian sesi ini bertujuan agar pelaksanaan kegiatan lebih tertib, kondusif, dan maksimal dalam penyampaian materi maupun praktik ibadah.
Berbagai materi keislaman diberikan dalam kegiatan ini, di antaranya Akhlak, Fiqih, Tafsir, tadarus Al-Qur’an, akil baligh, praktik thaharah (berwudlu), praktik kifayah (merawat jenazah), serta moderasi beragama. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah.
Salah satu materi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik kifayah atau tata cara merawat jenazah. Dalam sesi ini, anak-anak diajarkan secara langsung tata cara memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan jenazah dengan menggunakan media patung manekin sebagai alat peraga.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti praktik tersebut. Salah satu anak kelas 8, Ircham (8K) mengaku senang karena baru pertama kali mendapatkan pengalaman praktik kifayah.
“Saya sangat senang karena belum pernah melakukannya sebelumnya. Walaupun ini menggunakan manekin dan bukan jenazah sungguhan, setidaknya kami jadi tahu dan memahami tata cara yang benar dalam memandikan, mengkafani, dan menshalatkan jenazah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, diharapkan murid tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pondok Ramadan menjadi momentum pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter religius bagi seluruh murid MTsN Gresik,” tandas Kepala MTsN Gresik H. Pamuji, S.Pd, M.Pd, Ahad (1/3/2026). (Humas MTsN Gresik/Telisik Hati)
















