BN News – Selamat dan Sukses! Untuk para juara MQK dari Kabupaten Gresik. Anak-anak terbaik dari pesantren di Kota Santri ini telah menorehkan prestasi membanggakan dalam Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025.
Lebih membanggakan lagi, 2 santri dari Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Manyar Gresik berhasil melaju ke Tingkat Nasional usai sukses meraih Juara 1 di ajang MQK Tingkat Jawa Timur.
Ketekunan dalam mengkaji kitab kuning, adab dalam menuntut ilmu, dan semangat juang mereka adalah cermin kemuliaan pesantren kita.
“Terima kasih kepada para pengasuh, asatidz, dan pembimbing yang terus membina generasi ulama masa depan. Gresik bangga!
Kemenag Gresik mengapresiasi setinggi-tingginya,” ucap Plt Kakan Kemenag Gresik M. Ali Faiq Didampingi Kasi PD Pontren Wayan Kurniawan, Jumat (1/8/2025).
Terpisah Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar Didampingi Ketua Tim Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jatim, Nur Yasin Shirotol Mustaqim, selaku penanggung jawab pelaksanaan MQK Jawa Timur, menyampaikan:
Seleksi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 yang diselenggarakan di Asrama Haji Surabaya pada 30 Juli lalu, resmi menghasilkan 84 santri terbaik yang menempati peringkat 1, 2, dan 3 dari masing-masing cabang lomba. Mereka berasal dari 3 jenjang pendidikan: Ula (dasar), Wustha (menengah), dan Ulya (tinggi), serta mewakili kategori putra dan putri.
Seleksi ini diikuti oleh 267 santri dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur yang sebelumnya telah lolos ke peringkat 10 besar pada tahap seleksi awal berbasis CBT (Computer-Based Test) di kabupaten/kota masing-masing.
Dari total santri terbaik tersebut, peringkat 1 di masing-masing cabang lomba dipilih untuk mewakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional dalam ajang MQK 2025.
Jawa Timur sendiri mengikuti:
2 cabang lomba di jenjang Ula
5 cabang lomba di jenjang Wustha
7 cabang lomba di jenjang Ulya
Dengan pembagian tersebut total ada 28 peserta yang akan mewakili Jawa Timur untuk bersaing di semifinal tingkat nasional.
Untuk jenjang Ula dan Wustha, seleksi semifinal akan dilaksanakan secara hybrid (daring) melalui platform Zoom. Nantinya, hanya 6 peserta peringkat teratas nasional dari tiap kategori yang akan berangkat ke Grand Final di Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Ketua Tim Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jatim, Nur Yasin Shirotol Mustaqim, selaku penanggung jawab pelaksanaan MQK Jawa Timur, berharap seluruh perwakilan Jawa Timur jenjang Ula dan Wustha dapat lolos ke babak final nasional.
“Harapan kami, semua peringkat 1 dari Jawa Timur untuk jenjang Ula dan Wustha bisa menembus 6 besar saat semifinal, sehingga mereka semua dapat bertanding langsung di Wajo,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jenjang Ulya, seluruh peringkat 1 akan langsung berangkat ke Wajo untuk mengikuti rangkaian semifinal dan final nasional secara luring.
MQK merupakan ajang nasional tahunan Kementerian Agama RI yang bertujuan mengembangkan tradisi intelektual pesantren melalui pendalaman literasi kitab kuning.
Kanwil Kemenag Jawa Timur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta terpilih dan terus memberikan dukungan penuh agar wakil-wakil dari Jawa Timur mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (Telisik Hati)
















