Penulis📚 Ustadz Farid/Telisik Hati
BN News.com – Menjadi Madrasah Adiwiyata dan Eco Pesantren adalah perjalanan mendaki. Berat, berkeringat dan melelahkan memang. Tapi, ketika kita sudah sampai di puncak, akan ada panorama yang indah untuk dinikmati bersama.

Demikian ungkapan penuh makna yang dilontarkan Mudir Pesantren Refah Islami, KH. Farid Dhofir, Lc., M.Si usai kegiatan pelaksanaan verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) oleh Pengawas Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Sidayu, Drs. Imam Arifin, M.Pd. dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik di MTs Pesantren Refah Islami.

“Terima kasih atas bimbingan guru kita, Pak Imam Arifin dan tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik yang hari ini melakukan Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK),” ungkap Kiai Farid Dhofir yang juga Penulis Buku Fenomenal “30 Bekal Hijrah Milenial” ini, Senin (13/2/2023).

“Seberat apapun amanahnya, jika dikerjakan dengan bersama dan bahagia, Insya Allah, takdirnya tak jauh-jauh dari usaha. Bismillah,” imbuh Kiai Farid, kiai muda penuh multitalenta yang sukses memajukan Pesantrennya ini.

Sementara Pengawas Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Sidayu Drs. Imam Arifin, M.Pd mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari KH. Farid Dhofir beserta seluruh dewan guru MTs Refah Islami. Alhamdulillah pelaksanaan verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) berjalan lancar.
“Alhamdulillah, seluruh berkas administrasi dan dokumentasi untuk verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) sudah lengkap semua. Apalagi, banyaknya pepohonan dan tanaman hijau yang ada di lingkungan Pesantren Refah Islami sangat mendukung suksesnya Program Adiwiyata,” tandas Imam sang Pengawas bersuara emas yang gemar menyalurkan hobi menyanyi di Channel Youtube miliknya ini. (Ustadz Farid/Telisik Hati)
#Refahislami #pesantrenrefahislami #adiwiyataschool #ecopesantren
















