Penulis: Olip/Telisik Hati
BN News.com – Rombongan guru, siswa TK dan Kober (Kelompok Bermain) Kecamatan Benjeng berangkat menghadiri lomba mewarnai ibu dan anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik. Sejumlah empat kendaraan roda 4, yang terdiri dari 1 bus dan 3 hiace ditumpangi para peserta.

Rombongan ibu dan anak didampingi guru pendamping masing-masing lembaga. Termasuk TK Muslimat NU 61 Bulurejo Benjeng yang dipimpin oleh Khoirun Nisa’ S. Pd., terlihat di samping bus sedang bersiap naik.
“Alhamdulillah, lembaga kami terpilih mengikuti lomba mewarnai di Joko Samudro. Dialah Rania siswa TK B yang berhasil mewakili TK Muslimat NU 61 Bulurejo Benjeng,” ucap kasek yang biasa dipanggil Bu Nis ini, Minggu (20/11/2022).

Tidak hanya TK, namun Kelompok Bermain atau KB Muslimat NU 66 Bulurejo Benjeng juga terpilih. Nuria Martin S. Pd selaku Kasek KB Muslimat 66 mengungkapkan bahwa hanya ada 20 anak pilihan yang akan mengikuti lomba ini.
“Anak didik kami yang bernama Hayu, Alhamdulillah tercantum dalam daftar peserta lomba mewarnai tingkat Kabupaten,” Kata bu Titin sapaan akrabnya. Meskipun hari ini beliau tidak bisa mendampingi Hayu, ternyata ada guru lain yang sudah berada di lokasi yaitu Bu Uus.

Tak pelak, Stadion GeJos (Gelora Joko Samudro) tampak ramai dikunjungi para peserta lomba mewarnai tingkat Kabupaten. Ribuan Ibu dan anak memenuhi lokasi perlombaan ini. Deretan parkiran mulai dari roda dua hingga roda empat rapi diatur juru parkir. Tenda putih menyambut kedatangan peserta dari pintu utama.
Beberapa jajanan siap saji mulai dipersiapkan demi memuaskan para peserta seusai perlombaan. Hal ini pula yang menghantarkan bocah-bocah tertarik untuk menghampiri stand bazar satu per satu. Tampak pula beberapa permainan khas pasar malam di sana. Menambah godaan bagi peserta lomba mewarnai yang notabene adalah anak sekolah Kober dan Taman Kanak-kanak se-Kabupaten Gresik.

Setelah seluruh peserta memposisikan dirinya masing-masing, gambar dibagikan melalui guru. Sketsa yang harus di warnai tidak sama seperti pada kegiatan lomba mewarnai biasanya. Gambar potongan atas dan bawah Damar Kurung khas Gresik itulah yang wajib dieksekusi oleh peserta.
Sketsa dicetak pada kertas berukuran A3 untuk tingkat KB. Sedangkan untuk tingkat TK dicetak pada kertas berukuran A4. Meskipun ukuran kertas yang digunakan berbeda, namun sketsanya sama. Hal ini tetap membutuhkan effort untuk berkreasi, berimajinasi dan bersemangat agar selesai tepat waktu serta memperoleh hasil yang memuaskan.
Selama kurang lebih 120 menit, jenis lomba mewarnai Mama Mia (Ibu dan anak) ini terlaksana lancar. Tepat pukul 11.00 WIB wajib dikumpulkan.
“Semoga mendapatkan hasil yang terbaik. Kita semua di sini adalah yang terhebat. Kelak acara yang semacam ini dapat dilanjutkan lagi tahun depan. Juara atau bukan, kami selaku guru mengucapkan terima kasih kepada peserta. Secara keseluruhan acara hari ini akan dievaluasi lagi,” tutup Bu Uus mengakhiri perbincangan. (Olip/Telisik Hati)















