Penulis: Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Saat ngaji bareng dan pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete), Gus Fahmi menandaskan apa yang dilakukannya itu semata-mata untuk merawat kerukunan sekaligus dalam rangka menghidupkan Ikapete di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi sarana untuk menguatkan dan memperkokoh silaturrahmi antar Alumni Pesantren Tebuireng dan Dzuhrriyah.

Jalinan komunikasi antar alumni ini bisa terbangun ketika ada suatu kegiatan dalam satu wadah dengan dibarengi rasa memiliki sebagai bentuk ikatan emosional yang tinggi. Maka peran alumni inilah yang dijadikan sebagai bentuk edukatif yang bisa mempunyai peran di masyarakat dengan positif sebagai risalah dakwah islamiyah.
KH Fahmi Amrullah Hadzik atau Gus Fahmi, Pengasuh Ponpes Tebuireng mengatakan, sering kumpul sesama alumni dengan ngopi dan ngaji bareng Insya Allah di situ ada keberkahan.

“Jalinan komunikasi dan membangun kebersamaan ini menjadi kuat, maka harus ada sarana media untuk kumpul, mungkin bisa lewat ngaji, ngopi dan kegiatan rutinan yang lain,” katanya, Ahad (20/11/2022).
Gus Fahmi juga menambahkan, jangan hanya kita beda pilihan beda pendapat lantas kita pecah tidak rukun lagi.
“Menjelang pilpres para alumni jangan membawa nama lembaga Ponpes Tebuireng dan Ikapete. Boleh menjadi relawan dari salah satu capres, tapi jangan membawa nama Tebuireng dan Ikapete,” tegas Gus Fahmi, Cucu KH Hasyim Asy’ari.
Ia juga menegaskan, memasuki tahun politik ini, dirinya mengajak kepada para Alumni Tebuireng untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan melalui Ikapete, karena sebenarnya politik itu memisahkan kita dengan beda pilihan tersebut maka giat ngaji bareng ini Insya Allah mempersatukan kita.

“Untuk yang menjadi tim sukses atau relawan paslon jaga kerukunan dan keakraban, beda pendapat atau pilihan boleh dan itu bagian dari demokrasi kita,” tegas Gus fahmi saat melantik Pengurus Cabang IKAPETE Kabupaten Jepara, Kendal, Pemalang, Pekalongan Masa Khidmah 2022-2026. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















