GRESIK, BN News — Sebuah langkah nyata dan strategis demi kemajuan pendidikan kejuruan di Kabupaten Gresik resmi dimulai. Kamis, 17 September 2026, enam satuan pendidikan kejuruan yang tergabung dalam Gugus 12 Kabupaten Gresik mengawali serangkaian kegiatan peningkatan mutu berbasis Dana BOS Kinerja Tahun 2026, dengan pembukaan Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berlangsung di SMKN 1 Sidayu Gresik.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa — melainkan komitmen bersama untuk membangun fondasi pendidikan kejuruan yang lebih kokoh, berkualitas, dan berdaya saing tinggi di bumi Gresik.
Gugus 12 Kabupaten Gresik mewakili semangat kebersamaan antar sekolah negeri maupun swasta untuk tumbuh dan berkembang secara setara. Enam sekolah yang berkolaborasi dalam perjalanan ini adalah:
1. SMKN 1 Sidayu Gresik
2. SMKN 1 Cerme
3. SMKN 1 Driyorejo
4. SMK Ma’arif NU Sunan Giri Driyorejo
5. SMK Umar Mas’ud
6. SMK Nurul Hidayah
Kehadiran sekolah negeri dan swasta dalam satu wadah kerja sama ini menjadi bukti bahwa mutu pendidikan tidak mengenal batas status sekolah — semua berhak maju dan berprestasi.
Serangkaian kegiatan BOS Kinerja Tahun 2026 dirancang secara komprehensif untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan, mencakup tiga pilar strategis:
1. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) — memastikan setiap langkah sekolah terarah, terukur, dan terus diperbaiki.
2. Literasi dan Numerasi — memperkuat fondasi kemampuan berpikir kritis dan pemahaman dasar setiap peserta didik.
3. Digitalisasi Pembelajaran — membawa pendidikan selaras dengan kemajuan teknologi dan era digital.
Tiga pilar ini saling melengkapi, menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga cerdas secara berpikir dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan perdana Bimtek SPMI ini dihadiri dan dibimbing langsung oleh fasilitator berkompeten dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, yaitu Ibu Minarni Puji Sulistyarini, S.Sos., M.Pd.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa SPMI bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan jiwa dan arah seluruh kegiatan sekolah. “Penjaminan mutu bukan tugas satu orang, bukan tugas kepala sekolah saja — melainkan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Mulai dari guru, staf, hingga peserta didik. Mutu lahir dari kesadaran bersama untuk terus menjadi lebih baik hari ini dibandingkan kemarin,” ungkapnya menginspirasi para peserta.
Kegiatan di SMKN 1 Sidayu ini hanyalah permulaan. Selanjutnya, seluruh rangkaian program BOS Kinerja 2026 akan bergantian dilaksanakan di masing-masing sekolah anggota Gugus 12, sesuai jadwal yang telah disepakati.
Konsep ini sangat bermakna: setiap sekolah mendapat kesempatan menjadi tuan rumah, membuka ruang belajar bagi sekolah lain, serta saling berbagi praktik baik, pengalaman, dan tantangan yang dihadapi. Tidak ada yang merasa lebih unggul, tidak ada yang tertinggal — semua tumbuh bersama.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dan sinergi yang solid dari berbagai pihak:
– BBPMP Provinsi Jawa Timur — sebagai pendamping dan penjamin standar mutu
– Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik — sebagai pembina dan penggerak di tingkat wilayah
– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah — Direktorat SMK — sebagai perumus kebijakan dan pendukung program
– Akun Resmi Dindik Jatim — sebagai mitra penyebar informasi dan inspirasi
Kegiatan ini mengirimkan pesan yang sangat kuat dan berharga:
Peningkatan mutu pendidikan bukan beban yang harus dipikul sendirian. Ia adalah tanggung jawab kolektif. Ketika sekolah negeri dan swasta bersinergi, berbagi ilmu, dan saling menguatkan — maka yang tumbuh bukan hanya satu sekolah, melainkan kualitas seluruh generasi muda di Kabupaten Gresik.
Dengan penerapan SPMI yang disiplin, penguatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi pembelajaran yang menyeluruh, diharapkan lulusan SMK di Gugus 12 ini tidak hanya siap bekerja — tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja, berinovasi, dan membawa nama almamater serta daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Semoga langkah awal di SMKN 1 Sidayu ini menjadi benih perubahan yang tumbuh menjadi gerakan besar di seluruh Kabupaten Gresik — tempat di mana setiap anak berhak mendapatkan pendidikan terbaik, dan setiap sekolah berkesempatan menjadi yang terunggul.
Maju Bersama, Berkualitas Bersama, Untuk Gresik yang Lebih Cemerlang! (*)















