Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Usai Debat Cawapres, Mahfud MD menghadiri Peringatan Haul dan Majelis Dzikir di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlah, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Minggu (24/12/2023).
Kendati begitu, Mahfud MD yang masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia (Menko Polhukam) menegaskan bahwa kehadirannya bukan dalam rangka berkampanye.
“Kedatangan saya ke sini bukan untuk kampanye, karena kalau orang pesantren itu biasanya sudah punya pendirian, punya sikap, dan punya penilaian serta prinsip dalam memilih pemimpin,” kata Mahfud MD.
Menurut Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD ini, kalangan santri memiliki prinsip dan pendirian dalam memilih pemimpin. Sebab dunia pondok pesantren telah mendidik mereka untuk memiliki ideologi yang fundamental dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara.
Mahfud menjelaskan bahwa para santri dididik banyak hal tidak hanya ilmu agama oleh ulama-ulama di pondok pesantren. Sehingga tak heran jika para alumni pesantren banyak yang menjadi orang-orang hebat yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa dan negara Indonesia.
“Meskipun terkadang pesantren itu dilupakan dari proses kenegaraan. Saya saat ini menjadi Menko Polhukam, menteri dua kali, pernah juga menjadi anggota DPR, pernah menjadi Ketua MK, saya dulu juga santri,” terangnya.
Menjadi alumni santri, Mahfud mengaku cukup banyak mengetahui kebutuhan-kebutuhan pesantren. Sehingga kehadiran negara sangat penting bagi pengembangan dan kemajuan pondok pesantren di Indonesia.
“Saya cukup banyak mengetahui kebutuhan-kebutuhan pesantren, karena saya pernah mondok di pesantren,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mahfud mengajak para santri dan masyarakat umum untuk menggunakan hak pilih sebaik-baiknya dalam menentukan pemimpin. Sebab masa depan bangsa Indonesia ditentukan oleh suara masyarakat, tidak terkecuali para santri. “Jadi gunakan hak pilih kita sebaik-baiknya,” tegasnya.
Dalam Peringatan Haul dan Majelis Dzikir di Ponpes Al Ishlah Bungah yang dihadiri ribuan ulama, santri dan masyarakat itu, Mahfudz MD hadir didampingi sejumlah petinggi partai koalisi, seperti Sekretaris DPC PDIP Gresik Noto Utomo, serta segenap petinggi lainnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















