GRESIK, BN News – Luar Biasa !! Kemeriahan Gelaran Akbar The 9th Kolaboraya International Conference Postgraduate School (ICPS) hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Universitas Airlangga (Unair) yang digelar di halaman kantor Bupati Gresik, Rabu malam (17/9/2025) masih terasa hingga saat ini.
Terlebih bagi Tim 1.000 Tari IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Gresik yang diberi kepercayaan Bupati Gresik untuk memeriahkan dan menghibur 22 delegasi negara.
Ya, di hadapan 22 delegasi negara, Pemkab Gresik menampilkan identitasnya lewat Tari Siwalan. Tim 1.000 Tari dari Guru TK yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Gresik menari kolosal, menggambarkan potensi alam daerah, khususnya buah siwalan dari Panceng, sekaligus semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Gresik.
Direktur Pascasarjana Unair Prof. Romdhoni, menyebut penampilan itu luar biasa. Ia menekankan penghargaan Pemkab Gresik terhadap guru TK patut dicontoh.
“Mudah-mudahan apa yang Pak Bupati contohkan ini akan tersebar di seluruh Indonesia, terkait bagaimana Pemkab Gresik memberi penghargaan yang sangat tinggi kepada ibu guru TK, sehingga kita tidak bisa memandang remeh lagi khususnya di sektor pendidikan dasar,” katanya.

Senada dengan Prof. Romdhoni, Ketua Umum PGRI Kabupaten Gresik Beri Avita Prasetiya, M.Pd, MM juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas performance terbaik Tim 1.000 Tari IGTKI PGRI Gresik di Gelaran Akbar The 9th Kolaboraya International Conference Postgraduate School (ICPS) hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Universitas Airlangga (Unair).

“Alhamdulillah, luar biasa Tim 1.000 Tari IGTKI yang membawakan tarian tradisional “Siwalan”, sebuah tarian khas Gresik yang sarat nilai budaya. Terima kasih telah memberikan performance terbaik dan mengharumkan nama Bangsa, Provinsi, Kabupaten Gresik serta IGTKI-PGRI,” ungkap H Beri sapaan akrab Kepala UPT SMPN 1 Gresik sekaligus Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP Negeri se-Kabupaten Gresik ini.
Untuk diketahui, Acara bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, serta Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Achmad Chusnu Romdhoni.
Turut hadir pula 22 delegasi dari berbagai negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika, di antaranya Qatar, Arab Saudi, Oman, Palestina, Yordania, Kirgizstan, Tanzania, Kazakhstan, dan negara lainnya.
Mengusung tema “Geopolitik: Indonesia Aman, Investasi Gresik Mendunia”, konferensi ini membahas peluang dan tantangan investasi di era globalisasi. Tema ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadikan Gresik sebagai daerah yang ramah-investasi dan berdaya saing internasional.
Dalam sambutannya, Bupati H Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kehadiran forum internasional ini merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.
“Kami ingin mengenalkan Gresik sebagai daerah yang aman, terbuka, dan potensial bagi investasi. Konferensi ini adalah pintu untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dari mancanegara,” ujarnya.
Acara ini dimeriahkan penampilan massal Tim 1.000 Tari IGTKI yang membawakan tarian tradisional “Siwalan”, sebuah tarian khas Gresik yang sarat nilai budaya. Penampilan ini menjadi simbol sambutan hangat masyarakat Gresik kepada para delegasi internasional. (Telisik Hati)
















