Penulis📚 Aza/Telisik Hati
BN News.com – Gelaran Pekan Olah raga dan Seni (Porseni) Kabupaten Gresik tahun 2023 dengan Tema Menjunjung Tinggi Sokosekat (Sportif, Kompetitif, Sehat dan Berbakat) menuju Madrasah Mandiri Berprestasi resmi digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Riyadul Atfal Hula’an Kecamatan Menganti, pada Sabtu-Ahad, (9-10/9/2023).
Dalam kegiatan Porseni tahun ini ada cabang lomba yang baru sebagai bentuk kearifan lokal Budaya Kabupaten Gresik yaitu seni ISHARI ( Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia ) di samping lomba dalam bidang olahraga dan seni yang di ikuti oleh semua kontingen dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik.
Kecamatan Bungah yang merupakan salah satu kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Gresik tidak ketinggalan untuk mengirim para atletnya untuk mengikuti semua cabang yang dilombakan. Yang terlebih dahulu peserta yang dikirim ke tingkat kabupaten harus melalui seleksi melalui Porseni tingkat kecamatan yang diadakan oleh pengurus KKMI dan untuk selanjutnya para juara 1 yang akan mewakili Kecamatan Bungah ke tingkat kabupaten dan dilakukan pembinaan serta pemantapan dengan mengevaluasi kekurangan dan memberikan kiat-kiat untuk juara.
MI Tsamrotul Ulum yang secara kebetulan pada pelaksanaan kegiatan Porseni tingkat Kecamatan Bungah sebagai tuan rumah juga tidak mengecewakan karena mampu menempatkan atletnya dengan 13 piala/ tropy, dengan rincian 4 juara 1 yang sekaligus menjadi Duta Kecamatan Bungah dalam kancah Porseni Kabupaten Gresik Bersama Lembaga-Lembaga lain yang juara 1 di Kecamatan Bungah.
Keempat siswa MI Tsamrotul Ulum yang menjadi peserta Porseni tingkat Kabupaten yang mewakili Kecamatan Bungah itu: Adinda Nimas Kurniasari ( Cabang seni Pildacil Bahasa Indonesia ), Faza Khazimul Fahmi ( cabang seni menyanyi lagu Islami ), Cerry AzzaAvifa ( cabang olahraga lompat jauh ), Shanum Alexandra Ashilla ( cabang seni lukis ).
Dari keempat peserta MI Tsamrotul Ulum yang mewakili kontingen kKcamatan Bungah, 2 peserta yang menjadi juara yaitu Shanum Alexandra Ashilla juara harapan 3 seni Lukis putri dan Faza Khazimul Fahmi Juara 1 cabang seni menyanyi lagu Islami yang sekaligus akan menjadi Duta Kabupaten Gresik di ajang Porseni tingkat Propvinsi di Kabupaten Banyuwangi bulan Oktober yang akan datang.
Saat pengumuman dibacakan, tepatnya cabang lomba seni menyanyi dibacakan dan Faza Khazimul Fahmi dipanggil ke atasa panggung banyak yang heran dan bertanya itu anak Bungah mana dari MI apa .. ? ada salah satu teman sesama kontingen menjawab itu anak Mengare, orang tambah bertanya Mengare mana, MI apa .. ? setelah itu ada teman utusan KKMI Bungah, pak Hasan Mahmud Namanya, beliau menjelaskan oh itu dari MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro Mengare Bungah, Mengare itu kalau dari kantor Kecamatan Bungah kurang lebih 12 KM arah timur, masuknya lewat pangkalan ojek Sembayat yang ada di Karangrejo, tambah pak Hasan. Sambai menunjuk ke pak Amali selaku Kepala Madrasah MI Tsamrotul Ulum yang sekaligus menjadi Official.
Orang semakin heran setelah tahu bahwa MI Tsamrotul Ulum yang jauh dari pusat kota kecamatan memiliki talenta bersuara suara emas. Pak Amali yang kebetulan ikut menyaksikan pengumuman pemenang itu menjadi rujukan orang/ para official yang pingin tahu bagaimana cara membinanya sebab yang bertanya ini juga iku menyanyikan pas Mas Fazal pangilan akrab Faza Khazimul Fahmi ini, saya sampai merinding Ketika dengar suaranya, padahal itu pas nada tinggi Mas fazal mampu dan tidak putus, awalnya saya pikir itu anak dari sekolah kota yang ikut les/ privat nyanyi, tandas si penanya dengan heran.
Pak Amali Ketika ditanya dan melihat keheranan si penanya, pak Amali hanya senyum-senyum dan bilang pean itu saget-saget mawon, Pak. Murid saya mas Fazal biasa-biasa saja seperti murid kebanyakan yang ada di lembaga kami cuman Mas Fazal itu termasuk salah satu vokalis group Banjari yang ada di Mengare.
Terkait persiapan untuk kegiatan porseni tahun ini, di lembaga kami biasanya seperti tahun -tahun yang sudah-sudah kami adakan seleksi di lembaga untuk mengurangi kecemburuan, terus setelah ditemukan bibit unggul baru kami membentuk/menunjuk guru pembimbing sesuai dengan bidangnya.
“Kebetulan Mas Fazal dibina oleh Bu Ririn, guru yang mengerti terkait musik dan melakukan Latihan yang terprogram serta Ketika mau berangkat lomba kurang satu hari diberi wejangan harus percaya diri bahwa kita mampu dan harus jadi juara, jangan terpengaruh dengan orang lain yakin akan kempampuan kita, kalau sudah yakin dan berusaha belum berhasil, maka kita harus bisa menerima kekalahan itu,” tandas Amali, Senin (11/9/2023).
Amali juga berharap doa dan dukungan dari Lembaga serta Masyarakat Gresik untuk Mas Fazal dan kawan-kawan yang akan mewakili Kabupaten Gresik di ajang Porseni tingkat Provinsi. “Semoga Gresik menjadi Juara Umum,” ungkap Kepala Madrasah yang dikenal memiliki perhatian dan kepedulian tinggi terhadap seluruh anak didiknya ini. (Aza/Telisik Hati)
















