GRESIK, BN News – Suara jangkrik dan katak mengiringi prajurit TNI dan warga yang bergotong royong ratakan tanah di gelapnya malam. Malam tak menjadi penghalang di salah satu lokasi program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Gresik tepatnya di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, Selasa (05/05/2026).
Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMmD 128 Gresik bersama warga memilih tuntaskan kewajiban, lembur demi satu tujuan pekerjaan jalan cor ditengah sawah.
Di bawah cahaya seadanya, dentuman suara mesin jenset, tangan-tangan tak henti bekerja. Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 139 meter dengan lebar 3,6 meter itu perlahan dibentuk, disiapkan yang nantinya akan dicor.
Cipto, salah satu warga Dusun Lingsir mengaku selama ini jalan yang dilalui petani kerap menyulitkan, terutama saat musim hujan tiba. “Kalau hujan, jalan licin dan becek. Kami sering kesulitan membawa hasil panen, ” kata Cipto.
Bukan sekadar jalan, melainkan urat nadi baru bagi petani jalur yang akan mempermudah mereka mengangkut hasil bumi, menghemat tenaga, dan memangkas waktu.
Kebersamaan mereka tanpa keluh, tanpa jeda panjang, prajurit dan warga menyatu dalam ritme kerja yang sama. Apa yang dibangun malam itu bukan hanya infrastruktur, tetapi juga sebuah harapan warga.
Di Kedamean, Gresik, jalan ini akan menjadi saksi: ketika TNI dan rakyat berdiri sejajar, bekerja dalam sunyi, demi kesejahteraan yang lebih nyata. (Telisik Hati)
















