GRESIK, BN News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik Resmi melaunching “Kamis Aspirasi” untuk menampung berbagai aduan dan keluhan masyarakat, Kamis (6/11/2025).
Selain bisa menyampaikan langsung aduan dan keluhan langsung ke DPRD Gresik, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi e-Asmara (Aspirasi Masyarakat secara digital).
Aplikasi ini diharapkan menjadi cara baru bagi warga Gresik untuk “curhat” kepada para wakil rakyat dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.
Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, SS, M.Hum menyampaikan bahwa meski kanal digital ini baru diresmikan, pihaknya sejak lama telah menerima dan menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi.
“Sebelum kami membuka kanal resmi, kami juga sudah mengakomodir keluhan masyarakat. Ada beberapa yang sudah selesai dan ada yang masih pendampingan,” kata Ketua DPRD Gresik didampingi Wakil Ketua Mujid Riduan, Ketua Komisi I Muhammad Rizaldi Saputra dan Ketua Komisi IV Muchammad Zaifudin saat Jumpa Pers bersama Jurnalis Gresik, Kamis (6/11/2025).
Menurut Cak Syahrul sapaan akrab Ketua DPRD Gresik, kehadiran e-Asmara akan membantu merapikan mekanisme penanganan aspirasi publik. Seluruh aduan akan terdokumentasikan dalam sistem, sehingga prosesnya mudah dipantau oleh pelapor hingga tuntas.
“Fungsi kami menampung aduan. Aplikasi secara digital ini tujuannya merapikan bentuk-bentuk aduan masyarakat. Mereka juga bisa memantau langsung progres aduan ke kami,” jelasnya.
Selain kanal digital, DPRD Gresik juga membuka layanan Kamis Aspirasi secara tatap muka setiap pekan. Layanan formal yang sudah berjalan ini akan tetap menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung.
“Setiap Kamis kami secara formal termonitor dan menerima aduan-aduan dari masyarakat dan ditindaklanjuti ke komisi masing-masing,” terangnya.
Sementara itu, program reses juga tetap dijalankan oleh para anggota dewan sebagai bagian dari penjaringan aspirasi di daerah pemilihan masing-masing.
Syahrul menyebut, kanal digital ini melengkapi layanan pengaduan yang telah ada sebelumnya di berbagai instansi pemerintah.
“Di Pemkab Gresik ada Lapor Gus. Sedangkan di Polres Gresik ada Lapor Cak Roma dan di DPRD Gresik e-Asmara. Secara online kami juga membuka website yang sudah tersedia,” ujarnya.
Syahrul memaparkan, aduan yang selama ini masuk ke DPRD Gresik cukup beragam. Banyak di antaranya berupa permintaan pendampingan warga terhadap persoalan hukum, sosial, hingga layanan publik.
Mulai dari masalah BMT, layanan Puskesmas, bantuan yang belum cair, persoalan pemerintahan desa, dugaan pungutan liar, PHK sepihak, sampai isu lingkungan.
“Paling terakhir aduan cicilan KPR, KTP-nya di Tuban, tinggal di Gresik, punya cicilan di bank Surabaya, kreditnya macet. Alhamdulillah dapat respon dari bank, solusinya adalah restrukturisasi,” ungkap Syahrul.
Dengan peluncuran e-Asmara, DPRD optimistis seluruh laporan masyarakat dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi antar komisi. “Kami ingin semua aspirasi warga Gresik bisa tersampaikan dan mendapat penyelesaian terbaik,” tandasnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan mengatakan, Launching “Kamis Aspirasi” ini sebagai tindak lanjut tambahan kinerja tehadap pelayanan masyarakat. “Apalagi sekarang sudah musim penghujan, banyak persoalan yang muncul perlu penanganan serius,” tambah Mujid yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik ini. (Telisik Hati)
















