GRESIK, BN News – Bawaslu Kabupaten Gresik terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui program Bawaslu Goes to School. Kali ini, kegiatan digelar di SMKN 1 Duduksampeyan pada Jumat (7/8/2026) dengan menghadirkan ratusan siswa sebagai peserta.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Duduksampeyan, Beni Setiawan, S.T., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sebagian besar siswa telah memasuki usia 17 tahun sehingga memiliki hak pilih sebagai warga negara.
“Kami berharap para siswa siap menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Sebagai generasi muda sekaligus penerus bangsa, mereka harus memahami pentingnya menggunakan hak pilih dengan baik,” ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, Jaswadi, S.Pd., M.M., menilai kegiatan ini memberikan pengetahuan baru yang tidak diperoleh dalam pembelajaran di sekolah.
“Ilmu tentang demokrasi dan kepemiluan ini dapat diterapkan, setidaknya dalam pemilihan ketua OSIS maupun organisasi di masyarakat. Semoga menjadi bekal bagi kalian sebagai penerus bangsa,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Gresik, Rozikin, menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi Bawaslu, pengawasan partisipatif, serta peran strategis pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi.
Rozikin mengajak para pelajar untuk menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas serta berani menolak berbagai bentuk pelanggaran pemilu. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi modal penting dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gresik berharap semakin banyak pemilih pemula yang memahami proses demokrasi dan siap berpartisipasi aktif dalam mengawal Pemilu yang berintegritas. (*)















