Penulis📰✍️ Kemenag Gresik/Telisik Hati
Kemenag Gresik, BN News – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik bersama tim Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) melaksanakan kegiatan Rukyatul Hilal di Bukit Condrodipo, Gresik, dalam rangka penentuan awal bulan Syawal 1446 H, Sabtu (29/3/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Munir, yang didampingi oleh Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi. Selain itu, turut hadir perwakilan Pengadilan Agama Gresik, PCNU Gresik, LFNU Gresik, tim Rukyatul Hilal, serta berbagai pondok pesantren dan organisasi masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Gresik, H. Pardi, menegaskan bahwa pelaksanaan Rukyatul Hilal merupakan bagian dari ikhtiar dalam menentukan awal bulan Syawal. “Apapun hasil pengamatan hari ini, baik hilal terlihat maupun tidak, itu adalah kehendak Allah. Kami dari Kementerian Agama akan tetap melaporkan hasilnya sebagai bagian dari mekanisme resmi,” ujarnya.
Perlu diketahui juga mengingatkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak di 33 titik di seluruh Indonesia sesuai data dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dalam menentukan awal Syawal.
Berdasarkan hasil pengamatan di Bukit Condrodipo, hilal tidak terlihat dikarenakan cuaca dan secara perhitungan masih di bawah ufuk. Namun, sesuai dengan keputusan sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama RI, awal bulan Syawal 1446 H ditetapkan jatuh pada tanggal 31 Maret 2025. Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri pada hari tersebut, berdasarkan pertimbangan dari berbagai laporan Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















