Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
Kemenag Gresik, BN News – Dilaksanakan apel pagi di halaman Kemenag Gresik. Diikuti seluruh pimpinan baik Kepala Kantor Kemenag Gresik, H. Pardi, Kepala Seksi maupun Penyelenggara Zawa, ASN & pegawai di lingkungan Kemenag Kab. Gresik. Dalam apel pagi ini, Kasi Pendma Kemenag Gresik, Hj. Masfufah menjadi pembina apel dalam kesempatan ini.
Apel pagi berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Pada kesempatan ini, para peserta apel menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama sebelum mendengarkan amanat dari pembina apel.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Hj. Masfufah, memimpin apel pagi di halaman kantor Kemenag Gresik. Dalam amanatnya, Hj. Masfufah menekankan pentingnya implementasi program Zona Integritas (ZI) dan optimalisasi kinerja seluruh pegawai.
Mewakili tim Zona Integritas Kemenag Gresik, Hj. Masfufah menyampaikan harapan agar sosialisasi ZI terus dilakukan dan diterapkan secara maksimal di seluruh lini kerja. “Zona Integritas ini mencakup banyak hal, termasuk rencana anggaran dan e-kinerja. Area 4, yang melibatkan perencanaan, keuangan, dan kepegawaian, adalah salah satu kunci dari pelaksanaan ZI. Kita harus melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing dengan baik,” ungkapnya, Selasa (21/1/2025).
Beliau juga menekankan pentingnya kekompakan dalam mewujudkan Zona Integritas. “Mulai dari perencanaan hingga penyerapan anggaran, semua harus berjalan maksimal. Kita harus kompak mengawal program-program ini sejak awal hingga selesai,” tambah Hj. Masfufah.
Terkait e-kinerja, Hj. Masfufah mengingatkan bahwa penyelesaian SKP harus dilakukan sebelum batas akhir pada 31 Januari 2025. “Semua pegawai wajib menyelesaikan SKP tepat waktu. Mari bersama-sama memastikan ini selesai sebelum tenggat waktu,” tegasnya.
Dalam bidang Pendma, Hj. Masfufah juga menyampaikan mengenai integrasi data Simpatika ke EMIS. Beliau menyoroti pentingnya verval (verifikasi dan validasi) ijazah, yang menjadi tanggung jawab admin kabupaten/kota. “Semua data di Simpatika harus terintegrasi ke EMIS. Verval ijazah menjadi prioritas yang harus diselesaikan satu per satu,” jelasnya.
Kegiatan apel pagi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh ASN Kemenag Gresik dalam mengimplementasikan Zona Integritas, mengoptimalkan kinerja, dan menyelesaikan tugas-tugas sesuai dengan target yang telah ditentukan.
Setelah amanat disampaikan, kegiatan diakhiri dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama, diikuti dengan sesi bersalam-salaman antar staf dan ASN sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan. (Didik Hendri Telisik Hati)
















