LAMONGAN, BN News — Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi alam yang sedang melanda, Yayasan Nurul Hayat (NH) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Senin (14/9/2026).
Penyaluran bantuan air kemanusiaan sebanyak 35 ribu liter ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih. Terlebih, Kecamatan Bluluk di Kabupaten Lamongan menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah dari musim kemarau panjang tahun ini.
Sumber air tanah mengering, sumur warga banyak yang mati, sehingga warga harus menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini tentu sangat memberatkan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga kurang mampu.
Melihat kondisi tersebut, Yayasan Nurul Hayat bergerak cepat menyiapkan bantuan yang paling dibutuhkan warga, berupa pasokan air bersih guna membantu warga melewati masa sulit ini.
Kepala Cabang Yayasan Nurul Hayat Gresik – Lamongan, Sholihul Amin, memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian sesama manusia, serta amanah dari para donatur yang ingin berbagi kebaikan bagi sesama.
“Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Bluluk. Semoga sedikit meringankan beban bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian di tengah kesulitan mendapatkan air bersih saat ini. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar Sholihul Amin.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini merupakan hasil kebersamaan dan kepedulian banyak pihak, sehingga menjadi bukti bahwa kepedulian sesama manusia adalah kekuatan yang tak terputus.
Sholihul Amin berharap cuaca segera membaik dan hujan turun untuk mengembalikan sumber air di wilayah tersebut. Sementara itu, pihaknya juga akan terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan lanjutan apabila kondisi semakin memburuk.
“Kami berdoa semoga segera turun hujan yang membawa keberkahan, sehingga warga kembali mendapatkan air dengan mudah. Selama masa sulit ini, kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, tak peduli seberapa jauh jaraknya,” tambahnya.
Penyaluran berlangsung dengan tertib dan penuh haru. Warga yang menerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Nurul Hayat dan seluruh donatur yang telah peduli terhadap nasib mereka di tengah musim kemarau yang panjang ini.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas semangat kemanusiaan Yayasan Nurul Hayat untuk selalu hadir di garis depan membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. (Telisik Hati)















