BN News – Kesenian di Tayu terasa bergeliat lagi. Beberapa lukisan dan patung dari para perupa Pati dan sekitarnya tampak terpajang rapi di dalam Pendopo Kecamatan Tayu, di halaman pendopo juga berjajar puluhan bonsai pilihan dari Pegiat Bonsai Tayu.
Para seniman yang tergabung dalam komunitas “Brang Lor” ini menggelar pameran seni rupa dan bonsai dari tanggal 6 Agustus 2026 dan ditutup pada sabtu malam, 8 Agustus 2026. Pameran yang diberi tajuk “Rupacara Kemerdekaan” ini menjadi ruang apresiasi seni masyarakat Tayu dan sekitarnya. “Setidaknya ini menggerakkan kesenian agar lebih dinamis, tidak terpusat di kota besar saja, melainkan menyebar di daerah-daerah di Pati”, tutur Putut Pasopati, salah satu perupa di pameran ini.
Pameran Rupacara Kemerdekaan ini dibuka secara resmi oleh Camat Tayu Imam Rifa”i. Rangkaian acara kesenian juga digelar selama tiga malam di halaman pendopo, di antaranya pertunjukan tari tradisional oleh para siswi SMP N 1 Tayu, bimbingan sanggar tari Kusumadewi, Tayu Kulon, Tayu, ada pula pertunjukan, puisi dan musik nostalgia.
Para pengunjung menikmati sajian pertunjukan sembari masuk ke pendopo Kecamatan melihat-lihat karya. Nurul Ilmi, salah satu pengunjung mengapresiasi pameran ini. “Ini menjadi hiburan yang positif dan bagus untuk edukasi generasi sekarang, karena sekarang banyak hiburan yang tidak sehat” ujarnya.
Pameran Rupacara Kemerdekaan ini menjadi warna tersendiri bagi para seniman dalam memperingati HUT RI di bulan agustus ini, sekaligus menyuntikkan semangat baru untuk terus berkarya untuk negri. (abd)
















