GRESIK, BN News – Umat Hindu di Kabupaten Gresik menggelar rangkaian upacara Piodalan Pura Kerta Bumi ke-XXV, pada Minggu (7/9). Upacara suci ini dipusatkan di Pura Kerta Bumi, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Piodalan yang diselenggarakan setiap tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat sraddha (keimanan) dan bhakti (pengabdian) umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sejak pagi hari, umat hadir dengan khidmat, membawa sarana persembahyangan serta banten sebagai bentuk persembahan suci.
Rangkaian acara dimulai dengan matur piuning, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama, diiringi tabuhan gong dan kidung suci. Kehadiran pemangku dan pinandita yang memimpin jalannya upacara menambah kekhusyukan dan kekhidmatan suasana.
Turut hadir dalam kesempatan ini, Direktur Pendidikan Hindu Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, I Ketut Sudarsana. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wiweka—kebijaksanaan dalam memilah kebenaran—khususnya di era informasi digital yang rawan disinformasi.
“Di tengah kekisruhan saat ini, jari-jari kita bisa memecah belah bangsa. Apa yang tersebar di media sosial belum tentu benar. Karena itu, diperlukan sikap wiweka agar kita tidak mudah terprovokasi,” tegas Sudarsana.
Lebih lanjut, ia berharap agar perayaan Piodalan tidak hanya dimaknai sebagai ritus keagamaan, namun juga menjadi sarana edukasi dan refleksi nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.
“Piodalan ini harus menjadi jembatan kehidupan kebangsaan umat Hindu—sebagai penguat spiritualitas dan kontribusi nyata dalam merawat harmoni sosial,” imbuhnya.
Sudarsana juga memberikan apresiasi atas kehadiran tokoh-tokoh agama non-Hindu yang turut hadir dalam upacara ini, sebagai simbol kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Gresik.
“Harapan saya, umat Hindu terus menggali pengetahuan dan membumikan ajaran suci Weda dalam kehidupan nyata, sehingga perayaan ini membawa vibrasi positif, kesejahteraan, dan kerahayuan bagi semua,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Piodalan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan persembahyangan bersama dan tirta penglukatan—prosesi penyucian diri dengan air suci yang dipercikkan kepada seluruh umat.
Dengan penuh kesakralan dan kekhidmatan, Piodalan ke-XXV Pura Kerta Bumi berlangsung lancar, sekaligus meninggalkan pesan spiritual yang mendalam bagi umat Hindu di Gresik dan sekitarnya. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















