GRESIK, BN News – Rombongan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik yang membidangi perekonomian dan keuangan kembali melakukan peninjauan kondisi lapangan untuk memastikan Revitalisasi Pasar Sidayu berjalan sesuai rencana, Jumat (26/9/2025).
Untuk diketahui, pasca mengalami kebakaran pada tahun 2022 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian serta Perdagangan (Diskoperindag) mulai melakukan revitalisasi Pasar Sidayu.
Adapun anggaran pembangunan sekitar Rp28 miliar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN. Sedangkan pengerjaan revitalisasi Pasar Sidayu sudah berlangsung sejak Juli lalu.
Peninjauan kondisi lapangan Revitalisasi Pasar Sidayu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro, SE, SH, M.Si. bersama anggota Komisi II lainnya, yakni Dimas Setio Wicaksono, SH, M.KN, Atek Riduwan, dan Muhammad Kurdi, S.H.I.
Turut mendampingi Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan, Sekretaris Kecamatan Sidayu Achmad Suudin, serta pengelola Pasar Sidayu.
“Dari peninjauan di Pasar Sidayu terlihat proses revitalisasi bangunan sudah sesuai. Bahkan, bangunan di lantai dua juga sudah mulai dikerjakan. Insya Allah pada Desember 2025 mendatang sudah selesai,” ungkap Dimas yang juga Pengurus MUI Gresik ini.
Politisi Muda yang akrab disapa Mas Dimas dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan, ratusan pedagang pasar sangat antusias menyambut pasar baru yang dibangun dengan unsur-unsur heritage dan sentuhan modern minimalis.
Selama proses pembangunan, lanjut Dimas, sebagian pedagang direlokasi di area Alun-Alun Sidayu. Meski begitu, dari keterangan para pedagang, penjualan mereka masih ramai.
“Omzet pedagang masih bagus. Untuk stan bagian depan malah kadang kewalahan melayani pembeli,” katanya.
Dimas menjelaskan, dari data Diskoperindag Gresik, saat ini terdapat 413 pedagang aktif di Pasar Sidayu dengan rata-rata omzet mencapai Rp240 juta per tahun.
Dia menambahkan, pasar yang baru dirancang dapat menampung hingga 538 pedagang. Fasilitas pendukung juga akan ditambah, seperti ruang tunggu, ruang laktasi, musala, toilet, dan pos keamanan.
“Kami berharap 100 persen pedagang pasar yang terdampak kebakaran dapat kembali menempati lapak-lapak baru setelah pembangunan selesai dan diresmikan,” pungkasnya. (Telisik Hati)
Untuk diketahui, berikut Susunan Organisasi Komisi II DPRD Kabupaten Gresik:
Ketua : Wongso Negoro, SE, SH, M.Si (Golkar)
Wakil : H. Mochammad, SE, M.HP (PKB)
Sekretaris: H Suberi, S.Pd, MM (Demokrat)
Anggota:
1. H. Sujono, SH (PKB)
2. Dimas Setio Wicaksono, SH, M.KN (PKB)
3. Ricke Mayumi, M.Si (Gerinda)
4. Muhammad Kurdi, S.H.I (Gerinda)
5. H. Nadlir, ST (PDIP)
6. H. Nasikhul Khalim, ST (PDIP)
7. Atek Riduwan (Golkar)
8. Salton Sulaiman, SH, MH (PPP)
9. Muhammad Ainul Yaqin (Nasdem)
















